Cara memakai kalkulator masa subur
- Isi hari pertama haid terakhir, yaitu hari pertama darah haid keluar dengan jelas, bukan bercak.
- Isi rata-rata panjang siklus. Hitung jumlah hari dari hari pertama satu haid sampai hari pertama haid berikutnya, dan rata-ratakan beberapa siklus terakhir bila bisa. Aplikasi pencatat haid di ponsel memudahkan ini.
- Ubah fase luteal hanya jika Anda tahu angkanya, misalnya dari test pack ovulasi atau catatan suhu basal. Jika tidak, biarkan 14 hari.
Hasilnya menampilkan perkiraan tanggal ovulasi berikutnya, masa subur, dan perkiraan haid berikutnya, ditambah kalender enam siklus ke depan.
Cara ovulasi diperkirakan
Siklus haid terdiri atas dua bagian. Fase folikular berlangsung dari awal haid sampai ovulasi, dan bagian inilah yang paling bervariasi antarperempuan maupun antarsiklus. Fase luteal berlangsung dari ovulasi sampai haid berikutnya dan lebih konsisten, rata-rata sekitar 14 hari. Karena itu metode kalender menghitung mundur dari perkiraan haid berikutnya:
Tanggal ovulasi ≈ hari pertama haid terakhir + (panjang siklus − panjang fase luteal)
Dengan siklus 28 hari dan fase luteal 14 hari, ovulasi diperkirakan 14 hari setelah haid dimulai. Pada siklus 32 hari menjadi hari ke-18, dan pada siklus 25 hari menjadi hari ke-11.
Masa subur
Studi penting tahun 1995 oleh Allen Wilcox, Clarice Weinberg, dan Donna Baird di New England Journal of Medicine mendapati bahwa kehamilan terjadi dari hubungan seksual dalam jendela enam hari yang berakhir pada hari ovulasi. Sebabnya, sperma dapat bertahan di saluran reproduksi hingga sekitar lima hari, sedangkan sel telur hanya bisa dibuahi sekitar satu hari setelah dilepaskan. Peluang tertinggi ada pada dua hari sebelum ovulasi dan hari ovulasi itu sendiri.
Kalkulator ini menampilkan masa subur mulai lima hari sebelum perkiraan ovulasi sampai sehari sesudahnya. Hari tambahan itu memperhitungkan usia sel telur yang pendek dan kenyataan bahwa perkiraan kalender tidak pernah persis.
Contoh perhitungan
Haid terakhir Anda dimulai 1 Oktober, siklusnya 28 hari, dan fase lutealnya 14 hari. Perkiraan ovulasi adalah 1 Oktober + (28 − 14) hari = 15 Oktober. Masa subur berlangsung 10 sampai 16 Oktober, hari paling subur 13–15 Oktober, dan haid berikutnya diperkirakan 29 Oktober, yang juga hari paling awal test pack kehamilan cukup bisa diandalkan.
Cara memastikan ovulasi lebih tepat
- Test pack ovulasi mendeteksi lonjakan hormon LH di urine yang terjadi sesaat sebelum ovulasi.
- Lendir serviks menjadi bening, licin, dan elastis seperti putih telur mentah pada hari-hari menjelang ovulasi.
- Suhu basal tubuh naik sedikit setelah ovulasi. Cara ini mengonfirmasi ovulasi setelah terjadi, sehingga membantu mengenali pola Anda dalam beberapa siklus.
Keterbatasan: ini bukan alat KB
Perkiraan kalender mengasumsikan siklus berikutnya sama dengan rata-rata Anda. Ovulasi bisa bergeser karena stres, sakit, perjalanan, menyusui, baru berhenti memakai KB hormonal, sindrom ovarium polikistik (PCOS), atau menjelang menopause. Jangan memakai kalkulator ini untuk mencegah kehamilan. KB kalender kurang efektif dibanding kebanyakan metode kontrasepsi lain; konsultasikan pilihan KB yang andal dengan bidan atau dokter.
Kapan perlu ke dokter
Panduan yang umum: periksakan diri ke dokter bila sudah mencoba hamil selama 12 bulan tanpa hasil, atau setelah 6 bulan bila usia Anda 35 tahun atau lebih. Periksakan lebih cepat bila siklus selalu lebih pendek dari 21 hari atau lebih panjang dari 35 hari, sangat tidak teratur, atau haid berhenti.
Penting: hasilnya perkiraan untuk informasi umum dan bukan nasihat medis. Hasil ini tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter, bidan, ahli gizi, atau tenaga kesehatan lainnya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa lama masa subur?
Penelitian menunjukkan sekitar enam hari: lima hari sebelum ovulasi dan hari ovulasi itu sendiri. Kalkulator ini menambahkan satu hari setelah ovulasi sebagai cadangan, karena perkiraan kalender bersifat kira-kira.
Bisakah hamil di luar masa subur?
Peluangnya lebih kecil tetapi tetap mungkin, karena ovulasi bisa terjadi lebih cepat atau lebih lambat dari perkiraan pada siklus mana pun. Karena itu perkiraan kalender tidak boleh diandalkan sebagai kontrasepsi.
Apa itu fase luteal dan bagaimana mengetahuinya?
Fase luteal adalah waktu dari ovulasi sampai haid berikutnya dimulai, biasanya sekitar 14 hari. Anda bisa memperkirakannya dengan memantau ovulasi memakai test pack LH atau suhu basal, lalu menghitung hari sampai haid datang.
Kapan sebaiknya tes kehamilan?
Test pack kehamilan paling andal sejak hari haid berikutnya seharusnya datang. Tes lebih awal bisa memberi hasil negatif palsu karena kadar hormon kehamilan mungkin masih terlalu rendah untuk terdeteksi.
Bagaimana jika siklus saya tidak teratur?
Gunakan rata-rata panjang siklus sebagai gambaran kasar, tetapi ketepatannya berkurang. Test pack ovulasi atau pencatatan suhu basal lebih membantu untuk siklus tidak teratur, dan dokter dapat memeriksa penyebabnya.
Terakhir diperbarui: 8 Oktober 2026