Kalkulator bunga majemuk dengan setoran rutin

Masukkan setoran awal, setoran rutin per bulan, dan imbal hasil per tahun untuk melihat berapa nilai uang Anda nanti. Rinciannya memisahkan uang yang Anda setorkan dari hasil bunga, termasuk bunga yang didapat dari bunga sebelumnya.

Ditambahkan setiap akhir bulan. Kosongkan jika tidak ada.
Untuk deposito atau tabungan, pakai bunga bersih setelah pajak; untuk reksa dana atau saham, pakai perkiraan jangka panjang yang konservatif karena hasil nyata naik turun.
Seberapa sering bunga ditambahkan ke saldo.
Saldo akhirRp 182.073.314
Total setoranRp 130.000.000
Total bungaRp 52.073.314
  • Setoran awal: Rp 10.000.000 (5%)
  • Setoran rutin: Rp 120.000.000 (66%)
  • Hasil bunga: Rp 52.073.314 (29%)
Bunga efektif per tahun6,17%
Bunga per bulan yang setara0,5%
Porsi bunga dalam saldo akhir28,6%

Bunga dimajemukkan setiap bulan sebesar r ÷ 12 dan setoran masuk setiap akhir bulan: NA = P(1 + r/12)12t + S × ((1 + r/12)12t − 1) ÷ (r/12).

Pertumbuhan per tahun
TahunTotal setoranBunga terkumpulSaldo
1Rp 22.000.000Rp 952.340Rp 22.952.340
2Rp 34.000.000Rp 2.703.553Rp 36.703.553
3Rp 46.000.000Rp 5.302.910Rp 51.302.910
4Rp 58.000.000Rp 8.802.724Rp 66.802.724
5Rp 70.000.000Rp 13.258.532Rp 83.258.532
6Rp 82.000.000Rp 18.729.298Rp 100.729.298
7Rp 94.000.000Rp 25.277.624Rp 119.277.624
8Rp 106.000.000Rp 32.969.969Rp 138.969.969
9Rp 118.000.000Rp 41.876.895Rp 159.876.895
10Rp 130.000.000Rp 52.073.314Rp 182.073.314

Dihitung di perangkat Anda · rumus diuji dengan hasil yang sudah diketahui · Cara kami menguji

Cara memakai kalkulator bunga majemuk

  1. Setoran awal: uang yang Anda tanam di awal. Boleh nol.
  2. Setoran rutin per bulan: tambahan setiap bulan, dihitung masuk di akhir bulan seperti autodebet setelah gajian.
  3. Bunga atau imbal hasil per tahun: untuk deposito, pakai bunga bersih setelah pajak; untuk reksa dana atau saham, pakai perkiraan jangka panjang yang hati-hati.
  4. Lama berinvestasi dan frekuensi pemajemukan: seberapa lama dan seberapa sering bunga ditambahkan ke saldo lalu ikut berbunga.

Rumus bunga majemuk

Untuk satu kali setoran:

NA = P × (1 + r/n)n × t

NA adalah nilai akhir, P setoran awal, r bunga tahunan dalam desimal, n berapa kali bunga dimajemukkan dalam setahun, dan t jumlah tahun. Setoran bulanan S menambah nilai akhir anuitas:

NAsetoran = S × ((1 + i)m − 1) ÷ i

dengan i bunga per bulan dan m jumlah bulan. Bila bunga dimajemukkan bulanan, i = r ÷ 12. Untuk pemajemukan harian, kuartalan, atau tahunan, kalkulator mengubah bunga tahunan menjadi bunga bulanan yang setara, i = (1 + r/n)n/12 − 1, agar setoran awal dan setoran rutin diperlakukan sama.

Contoh perhitungan

Anda menaruh Rp 10 juta hari ini dan menambah Rp 1 juta setiap akhir bulan selama 10 tahun, dengan imbal hasil 6% per tahun yang dimajemukkan bulanan.

Seberapa penting frekuensi pemajemukan?

Pengaruhnya lebih kecil daripada yang sering dibayangkan. Rp 100 juta dengan bunga nominal 6% selama 10 tahun:

PemajemukanSaldo setelah 10 tahunBunga efektif per tahun
TahunanRp 179.084.7706%
Per kuartalRp 181.401.8416,14%
BulananRp 181.939.6736,17%
HarianRp 182.202.8956,18%

Besarnya bunga dan lamanya waktu jauh lebih menentukan daripada jadwal pemajemukan.

Waktu adalah pengungkit terbesar

Menabung Rp 1 juta per bulan dengan imbal hasil 7% per tahun:

LamaTotal setoranHasil bungaSaldo
10 tahunRp 120.000.000Rp 53.084.807Rp 173.084.807
20 tahunRp 240.000.000Rp 280.926.660Rp 520.926.660
30 tahunRp 360.000.000Rp 859.970.996Rp 1.219.970.996

Dari 20 ke 30 tahun, setoran hanya bertambah Rp 120 juta, tetapi saldonya lebih dari dua kali lipat.

Aturan 72

Untuk perkiraan cepat, bagi 72 dengan imbal hasil tahunan untuk mendapat perkiraan berapa tahun uang menjadi dua kali lipat. Pada 6%, 72 ÷ 6 = 12 tahun; pada 8%, sekitar 9 tahun.

Yang belum dihitung

Simpanan bank dijamin LPS hingga Rp 2 miliar per nasabah per bank, selama bunganya tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS. Anggap hasil di atas sebagai perkiraan perencanaan, bukan janji imbal hasil atau nasihat investasi.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa beda bunga tunggal dan bunga majemuk?

Bunga tunggal hanya dihitung dari modal awal, sedangkan bunga majemuk juga dihitung dari bunga yang sudah terkumpul, sehingga saldonya tumbuh makin cepat. Bandingkan keduanya dengan kalkulator bunga tunggal.

Apakah pemajemukan harian jauh lebih menguntungkan?

Tidak banyak dibanding bulanan. Pada bunga 6%, bunga efektifnya sekitar 6,17% untuk bulanan dan 6,18% untuk harian. Besaran bunga dan lamanya waktu jauh lebih berpengaruh.

Imbal hasil berapa yang sebaiknya saya masukkan?

Untuk deposito, pakai bunga bersih setelah pajak. Untuk reksa dana atau saham tidak ada angka pasti, jadi coba beberapa skenario, misalnya 5%, 7%, dan 9%, untuk melihat rentang hasilnya.

Apakah setoran dihitung di awal atau akhir bulan?

Di akhir bulan. Jika Anda menyetor di awal bulan, setiap setoran mendapat bunga satu bulan lebih lama, sehingga saldo sebenarnya sedikit lebih besar dari hasil di sini.

Apakah bunga deposito dimajemukkan?

Jika deposito diperpanjang otomatis beserta bunganya (ARO pokok plus bunga), bunganya ikut berbunga. Jika bunga dibayarkan ke rekening tabungan setiap bulan, deposito berperilaku seperti bunga tunggal.

Pasang kalkulator ini di situs Anda

Gratis untuk situs web atau blog mana pun. Tempel kode ini di tempat kalkulator ingin ditampilkan:

Terakhir diperbarui: 8 Oktober 2026

Menu

Kategori

Kalkulator keuangan13 kalkulatorKalkulator bisnis dan belanja5 kalkulatorKalkulator kesehatan dan kebugaran6 kalkulatorKalkulator matematika dan sekolah6 kalkulatorKalkulator tanggal dan waktu6 kalkulatorHitung mundur ke hari-hari penting8 kalkulatorAlat bantu sehari-hari4 kalkulator

CalcWorthy

Tentang kamiKontakKebijakan privasiSyarat penggunaan

Bahasa

Bahasa
Bahasa IndonesiaIndonesianEnglishEnglishالعربيةArabicDeutschGermanEspañolSpanishFrançaisFrenchहिन्दीHindiItalianoItalian日本語Japanese한국어KoreanNederlandsDutchPolskiPolishPortuguêsPortugueseРусскийRussianTürkçeTurkishTiếng ViệtVietnamese