Cara memakai kalkulator HPL
- Pilih dasar perhitungan. Kebanyakan ibu memakai hari pertama haid terakhir (HPHT). Jika Anda tahu tanggal pembuahan atau menjalani program bayi tabung, pilih itu karena biasanya lebih tepat.
- Isi tanggalnya. Untuk metode HPHT, isi juga panjang siklus Anda agar perkiraannya disesuaikan bila siklus lebih panjang atau lebih pendek dari 28 hari.
- Baca hasilnya: HPL, usia kehamilan, trimester, dan tabel tahapan pemeriksaan kehamilan.
Cara menghitung HPL
Kehamilan dihitung 40 minggu (280 hari) sejak hari pertama haid terakhir. Menambahkan 280 hari ke HPHT dikenal sebagai rumus Naegele, dari dokter kandungan Jerman Franz Naegele yang menjelaskannya pada awal 1800-an. Cara cepat menghitung manual: tanggal HPHT + 7, bulan − 3, tahun + 1. Untuk HPHT di bulan Januari sampai Maret, bulannya ditambah 9 dan tahunnya tetap.
| Metode | HPL |
|---|---|
| Hari pertama haid terakhir | HPHT + 280 hari, + (panjang siklus − 28) hari |
| Tanggal pembuahan | Pembuahan + 266 hari |
| Bayi tabung, transfer embrio hari ke-3 | Transfer + 263 hari |
| Bayi tabung, transfer embrio hari ke-5 (blastokista) | Transfer + 261 hari |
Rumus Naegele mengasumsikan siklus 28 hari dengan ovulasi sekitar dua minggu setelah haid dimulai. Jika siklus Anda lebih panjang, ovulasi kemungkinan terjadi lebih lambat, sehingga kalkulator menggeser HPL lebih lambat sebesar selisihnya, dan lebih awal untuk siklus yang lebih pendek. Tanggal bayi tabung paling tepat karena usia embrio saat transfer sudah diketahui.
Mengapa usia kehamilan dihitung dari HPHT
Usia kehamilan dihitung sejak hari pertama haid terakhir, sekitar dua minggu sebelum pembuahan benar-benar terjadi. Karena itu Anda sudah disebut “hamil 4 minggu” sekitar waktu telat haid, dan tanggal pembuahan atau transfer embrio diubah dulu ke usia kehamilan yang setara sebelum HPL dihitung.
Contoh perhitungan
Jika HPHT Anda 1 Januari 2026 dan siklusnya 28 hari, HPL-nya 1 Januari + 280 hari = 8 Oktober 2026. Cara cepatnya memberi hasil yang sama: tanggal 1 + 7 = 8, Januari + 9 bulan = Oktober. Dengan siklus 32 hari, HPL bergeser 4 hari menjadi 12 Oktober 2026.
Trimester dan usia cukup bulan
| Tahap | Usia kehamilan |
|---|---|
| Trimester pertama | 0 sampai 13 minggu 6 hari |
| Trimester kedua | 14 minggu 0 hari sampai 27 minggu 6 hari |
| Trimester ketiga | 28 minggu 0 hari sampai persalinan |
| Aterm dini | 37 minggu 0 hari sampai 38 minggu 6 hari |
| Aterm penuh | 39 minggu 0 hari sampai 40 minggu 6 hari |
| Aterm lanjut | 41 minggu 0 hari sampai 41 minggu 6 hari |
| Postterm (lewat bulan) | 42 minggu 0 hari atau lebih |
Pembagian aterm ini mengikuti definisi American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG). Pada tabel tahapan, angka seperti 13+6 berarti 13 minggu 6 hari. Jadwal skrining di tabel adalah waktu yang umum; dokter atau bidan akan menyesuaikannya dengan kondisi Anda.
Pemeriksaan kehamilan di Indonesia
Kementerian Kesehatan menganjurkan pemeriksaan kehamilan (ANC) minimal 6 kali selama kehamilan, dua di antaranya oleh dokter dengan USG, yaitu di trimester pertama dan trimester ketiga. Kunjungan pertama sebaiknya dilakukan sedini mungkin di trimester pertama. Catat semua hasil pemeriksaan di Buku KIA, dan pemeriksaan ini dapat dilakukan di puskesmas, bidan, klinik, atau rumah sakit.
Hanya tenaga kesehatan yang bisa memastikan HPL
Kalkulator ini memberi perkiraan. Pengukuran janin dengan USG pada trimester pertama adalah cara paling akurat untuk menentukan usia kehamilan, dan dokter dapat mengubah HPL bila hasil USG berbeda dengan perhitungan HPHT. Tanggal haid kurang bisa diandalkan jika siklus Anda tidak teratur, baru berhenti memakai KB hormonal, atau hamil saat masih menyusui. Segera ke fasilitas kesehatan jika mengalami perdarahan banyak, nyeri perut hebat, atau keluhan lain yang mengkhawatirkan.
Penting: hasilnya perkiraan untuk informasi umum dan bukan nasihat medis. Hasil ini tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter, bidan, ahli gizi, atau tenaga kesehatan lainnya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Seberapa akurat HPL?
HPL adalah perkiraan. Hanya sebagian kecil bayi lahir tepat pada HPL-nya, dan persalinan kapan pun di rentang aterm penuh (39 minggu 0 hari sampai 40 minggu 6 hari) dianggap tepat waktu. USG di awal kehamilan memberi penanggalan paling andal.
Mengapa kehamilan dihitung dari HPHT, bukan dari pembuahan?
Kebanyakan orang ingat kapan haid terakhir dimulai, tetapi tidak tahu persis kapan pembuahan terjadi. Pembuahan biasanya sekitar dua minggu setelah HPHT, sehingga kehamilan 40 minggu kira-kira 38 minggu dari pembuahan.
Siklus haid saya tidak teratur. Apakah tetap bisa dipakai?
Bisa untuk gambaran kasar, tetapi metode HPHT mengasumsikan siklus teratur. Jika siklus Anda sangat bervariasi, USG awal oleh dokter akan menentukan usia kehamilan jauh lebih tepat.
Apakah HPL bisa berubah?
Bisa. Dokter dapat menyesuaikannya setelah USG trimester pertama jika ukuran janin tidak sesuai dengan tanggal HPHT. Setelah HPL ditetapkan dari USG awal, biasanya tidak diubah lagi.
Bagaimana menghitung HPL bayi tabung?
Berdasarkan tanggal transfer dan usia embrio: 263 hari setelah transfer embrio hari ke-3, atau 261 hari setelah transfer embrio hari ke-5 (blastokista). Keduanya setara dengan 280 hari dari “HPHT” yang bersesuaian.
Terakhir diperbarui: 8 Oktober 2026