Cara memakai kalkulator markup
Masukkan modal satu unit dan markup yang ingin ditambahkan. Kalkulator menampilkan harga jual, laba per unit, dan margin kotor yang dihasilkan markup tersebut. Buka tabel di bawah hasil untuk membandingkan harga jual pada markup lain dengan modal yang sama.
Rumus markup
Harga jual = modal × (1 + markup ÷ 100)
Laba = harga jual − modal
Margin kotor = laba ÷ harga jual × 100 = markup ÷ (100 + markup) × 100
Untuk mengetahui markup yang sudah Anda pakai, balik rumusnya: markup = (harga jual − modal) ÷ modal × 100. Barang yang dibeli Rp 25.000 dan dijual Rp 40.000 punya markup 60%.
Contoh perhitungan
Modal langsung sebuah kue ulang tahun pesanan (bahan, kotak, dan hiasan) Rp 200.000. Dengan markup 50%, harga jualnya 200.000 × 1,5 = Rp 300.000 dan labanya Rp 100.000. Marginnya 100.000 ÷ 300.000 = 33,3%: sepertiga dari setiap penjualan adalah laba kotor, bukan setengahnya. Semua biaya lain, seperti listrik oven, gas, sewa tempat, dan promosi, harus dibayar dari Rp 100.000 itu.
Tabel konversi markup dan margin
Markup diukur dari modal, margin dari harga jual, sehingga laba yang sama menghasilkan dua persentase berbeda:
| Markup | Margin kotor |
|---|---|
| 10% | 9,09% |
| 20% | 16,67% |
| 25% | 20% |
| 30% | 23,08% |
| 40% | 28,57% |
| 50% | 33,33% |
| 60% | 37,5% |
| 75% | 42,86% |
| 100% | 50% |
| 150% | 60% |
| 200% | 66,67% |
Sebaliknya, markup yang dibutuhkan untuk mencapai target margin:
| Target margin | Markup yang dibutuhkan |
|---|---|
| 10% | 11,11% |
| 15% | 17,65% |
| 20% | 25% |
| 25% | 33,33% |
| 30% | 42,86% |
| 35% | 53,85% |
| 40% | 66,67% |
| 50% | 100% |
| 60% | 150% |
| 70% | 233,33% |
| 75% | 300% |
| 80% | 400% |
Rumus konversinya, dalam desimal: margin = markup ÷ (1 + markup) dan markup = margin ÷ (1 − margin).
Markup untuk reseller dan dropshipper
Markup 100%, yaitu harga jual dua kali harga kulakan, dikenal sebagai keystone pricing dan menghasilkan margin kotor 50%. Reseller dan dropshipper sering bekerja dengan markup jauh lebih kecil karena harga di marketplace sangat kompetitif. Apa pun angkanya, pastikan potongan marketplace, biaya kemasan, dan ongkos kirim yang Anda tanggung sudah masuk ke modal sebelum menghitung markup.
Saat markup bisa menyesatkan
- Diskon memotong harga jual, bukan modal. Barang bermodal Rp 40.000 dengan markup 50% dijual Rp 60.000. Diskon 20% menurunkan harganya ke Rp 48.000, dan laba anjlok dari Rp 20.000 ke Rp 8.000: diskon 20% menghapus 60% laba. Cek harga promo dengan kalkulator diskon.
- Markup tidak menghitung biaya tetap. Markup sehat per barang tidak menjamin usaha untung; volume penjualan harus menutup biaya tetap. Kalkulator BEP menunjukkan berapa unit yang dibutuhkan.
- Sebutkan angka mana yang dimaksud. Akuntan dan investor biasanya bicara margin, sedangkan pedagang dan pemasok sering bicara markup. “Untung 30%” tanpa keterangan bisa membuat harga salah pasang.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa beda markup dan margin?
Markup adalah laba sebagai persen dari modal; margin adalah laba sebagai persen dari harga jual. Barang bermodal Rp 40.000 yang dijual Rp 60.000 punya markup 50% dan margin 33,3%.
Berapa markup untuk mendapatkan margin 40%?
Bagi margin dengan satu dikurangi margin: 0,40 ÷ 0,60 = 0,667, jadi markup 66,7%. Untuk modal Rp 30.000, harga jualnya Rp 50.000.
Apa arti markup 100%?
Harga jualnya dua kali modal. Barang bermodal Rp 15.000 yang dijual Rp 30.000 punya markup 100% dan margin kotor 50%.
Bagaimana menghitung markup dari modal dan harga jual?
Kurangi harga jual dengan modal, bagi dengan modal, lalu kalikan 100. Dibeli Rp 25.000 dan dijual Rp 40.000: (40.000 − 25.000) ÷ 25.000 × 100 = markup 60%.
Apakah ongkos kirim termasuk modal?
Ya. Pakai modal sampai barang di tangan Anda: harga barang ditambah ongkos kirim dari pemasok, bea masuk bila impor, dan kemasan. Jika hanya harga di nota yang di-markup, margin sebenarnya lebih kecil daripada kelihatannya.
Terakhir diperbarui: 8 Oktober 2026