Cara membuat invoice
- Data invoice: periksa nomor invoice, tanggal, dan jatuh tempo. Judul „Invoice” bisa diganti menjadi „Penawaran Harga”, „Proforma Invoice”, atau „Kwitansi”.
- Logo dan data usaha: tambahkan logo, lalu isi nama usaha, alamat, NPWP (jika ada), dan kontak di bagian Dari, serta data pelanggan di Ditagihkan kepada. Baris pertama dicetak tebal.
- Daftar item: satu baris per barang atau jasa, dengan jumlah (bisa jam atau hari, misalnya 1,5) dan harga satuan. Jumlahnya langsung dihitung.
- Pajak, diskon, dan pembayaran: pilih tanpa pajak, satu tarif, atau tarif per baris; tambahkan diskon (persen atau nominal), ongkos kirim, dan DP yang sudah dibayar.
- Isi catatan dan cara pembayaran (rekening bank), lalu klik Unduh PDF.
Saat Anda kembali, data usaha, logo, dan cara pembayaran masih ada. Invoice baru menaikkan nomor (INV-0001 menjadi INV-0002), memakai tanggal hari ini dengan jangka waktu bayar yang sama, dan mengosongkan pelanggan serta item.
Data Anda tetap di perangkat Anda
Semua proses berjalan di browser Anda: invoice disimpan di penyimpanan lokal browser ini dan PDF dibuat di perangkat Anda sendiri. Tidak ada data yang dikirim ke kami atau pihak lain, dan tidak perlu akun. Konsekuensinya, data hanya ada di perangkat ini – menghapus data situs atau memakai jendela penyamaran akan menghilangkannya. Simpan PDF yang sudah diunduh sebagai arsip Anda.
Cara perhitungannya
Setiap baris dihitung jumlah × harga satuan. Diskon dipotong dari subtotal sebelum pajak, lalu pajak dihitung sekali per tarif dari nilai setelah diskon. Ongkos kirim ditambahkan setelah pajak; jika ongkos kirim ikut dikenai pajak, masukkan sebagai baris item. DP yang sudah dibayar dikurangkan dari total sehingga terlihat sisa tagihan. Semua hitungan memakai bilangan bulat sehingga tidak ada selisih pembulatan.
Contoh
Sebuah studio desain menagih jasa desain logo Rp2.500.000 dan cetak 2 spanduk @Rp350.000, dengan diskon 10% untuk pelanggan tetap:
| 1 × Rp2.500.000 + 2 × Rp350.000 | Subtotal Rp 3.200.000 |
| Diskon 10% | −Rp 320.000 |
| Total | Rp 2.880.000 |
Untuk menghitung PPN dari harga, gunakan kalkulator PPN.
Apa saja isi invoice?
Di Indonesia, invoice komersial (tagihan) tidak punya format baku dari undang-undang. Agar jelas dan mudah dicocokkan, cantumkan:
- nomor invoice yang unik dan berurutan, tanggal invoice, dan tanggal jatuh tempo;
- nama, alamat, dan kontak penjual serta pembeli; NPWP bila usaha Anda atau pelanggan memilikinya;
- rincian barang atau jasa, jumlah, harga satuan, diskon, dan total;
- cara pembayaran: nama bank, nomor rekening, dan atas nama siapa.
Invoice bukan Faktur Pajak
Jika usaha Anda Pengusaha Kena Pajak (PKP) – wajib bila omzet setahun lebih dari Rp4,8 miliar – PPN harus dibuatkan Faktur Pajak elektronik melalui Coretax DJP. Invoice dari alat ini tidak menggantikan Faktur Pajak; fungsinya sebagai tagihan komersial pendamping. Tarif PPN saat ini 12%, tetapi untuk barang dan jasa non-mewah dihitung dari DPP nilai lain 11/12, sehingga efektif 11% (PMK 131/2024). Usaha yang bukan PKP tidak memungut PPN: pilih Tanpa pajak.
Meterai
Dokumen yang menyatakan penerimaan uang di atas Rp5.000.000 – misalnya kwitansi atau invoice yang ditandai lunas – terutang bea meterai Rp10.000 (UU No. 10 Tahun 2020). Untuk PDF, gunakan e-meterai resmi. Halaman ini adalah template umum, bukan konsultasi pajak; bila ragu, tanyakan ke konsultan pajak atau KPP Anda.
Batasan
- PDF mencetak huruf Latin (termasuk beraksen), Yunani, Kiril, dan simbol mata uang umum. Aksara lain (Arab, Tionghoa…) belum didukung – halaman ini memberi peringatan sebelum mengunduh.
- Nilai tidak boleh negatif. Untuk koreksi, buat nota kredit yang merujuk ke invoice asli.
- Pajak selalu ditambahkan di atas harga (belum termasuk pajak).
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah pembuat invoice ini benar-benar gratis?
Ya. Tanpa akun, tanpa watermark, tanpa batas jumlah invoice. Halaman ini dibiayai iklan, dan data yang Anda ketik tetap di browser Anda.
Bagaimana cara membuat invoice DP?
Isi total pekerjaan sebagai item, lalu masukkan uang muka di Sudah dibayar (DP). Invoice akan menampilkan total, DP, dan sisa tagihan. Untuk tagihan DP saja, ganti judul menjadi „Invoice DP” dan masukkan nilai DP sebagai item.
Apakah invoice ini sama dengan Faktur Pajak?
Tidak. Faktur Pajak hanya dibuat oleh PKP melalui Coretax DJP. Invoice ini adalah tagihan komersial; jika Anda PKP, terbitkan juga Faktur Pajak-nya.
Bagaimana memberi nomor invoice?
Gunakan nomor unik yang berurutan, misalnya INV-0001, INV-0002… atau 001/INV/X/2026. Tombol Invoice baru otomatis menaikkan nomornya.
Di mana invoice saya disimpan?
Invoice yang sedang dikerjakan tersimpan di browser ini. Invoice sebelumnya tidak disimpan di sini – simpan file PDF-nya.
Terakhir diperbarui: 15 Oktober 2026