Cara memakai kalkulator BEP
- Biaya tetap: pengeluaran yang tidak berubah mengikuti penjualan, seperti sewa, gaji, abonemen listrik dan internet, cicilan peralatan, dan langganan aplikasi kasir. Pilih satu periode, misalnya sebulan, dan pakai periode yang sama untuk semua isian.
- Harga jual per unit: yang benar-benar dibayar pelanggan, setelah diskon yang biasa Anda berikan.
- Biaya variabel per unit: biaya yang naik setiap kali satu unit terjual: bahan baku, kemasan, ongkos kirim, potongan aplikasi pesan-antar atau marketplace, dan komisi.
- Target laba (opsional): kalkulator juga menghitung volume yang dibutuhkan untuk mendapatkan laba sebesar itu.
Rumus BEP
Setiap penjualan menyumbang harga jual − biaya variabel untuk menutup biaya tetap. Angka ini disebut margin kontribusi. Titik impas tercapai saat total kontribusi sama dengan biaya tetap:
BEP (unit) = biaya tetap ÷ (harga jual − biaya variabel per unit)
Rasio margin kontribusi = (harga jual − biaya variabel) ÷ harga jual
BEP (rupiah) = biaya tetap ÷ rasio margin kontribusi
Unit untuk target laba = (biaya tetap + target laba) ÷ margin kontribusi per unit
Contoh: kedai kopi
Sebuah kedai kopi punya biaya tetap Rp 15.000.000 per bulan untuk sewa, gaji barista, listrik, dan cicilan mesin. Segelas kopi susu dijual Rp 20.000, dengan biaya variabel Rp 8.000 untuk kopi, susu, gula aren, gelas, dan sedotan. Margin kontribusinya Rp 12.000 per gelas dan rasionya 60%.
- BEP = 15.000.000 ÷ 12.000 = 1.250 gelas per bulan, atau sekitar 42 gelas per hari.
- Dalam rupiah: 15.000.000 ÷ 0,60 = Rp 25.000.000 omzet per bulan.
- Untuk laba Rp 6.000.000 per bulan, kedai perlu menjual (15.000.000 + 6.000.000) ÷ 12.000 = 1.750 gelas.
Tiga pengungkit yang menggeser BEP
| Perubahan | Margin kontribusi per gelas | BEP (gelas) |
|---|---|---|
| Kondisi awal | Rp 12.000 | 1.250 |
| Harga naik ke Rp 22.000 | Rp 14.000 | 1.072 |
| Biaya variabel turun ke Rp 7.000 | Rp 13.000 | 1.154 |
| Biaya tetap dipangkas 10% menjadi Rp 13.500.000 | Rp 12.000 | 1.125 |
Kenaikan harga Rp 2.000 menurunkan BEP lebih banyak daripada memangkas biaya variabel Rp 1.000 atau biaya tetap 10%, karena seluruh kenaikan langsung menambah margin kontribusi, asalkan pelanggan tetap membeli di harga baru.
Margin of safety
Bandingkan BEP dengan penjualan yang realistis Anda harapkan. Margin of safety = (penjualan yang diharapkan − penjualan BEP) ÷ penjualan yang diharapkan. Jika kedai memperkirakan 1.500 gelas per bulan, margin of safety-nya (1.500 − 1.250) ÷ 1.500 ≈ 16,7%: penjualan boleh turun sekitar seperenam sebelum mulai rugi.
Kesalahan yang sering terjadi
- Mencampur periode, misalnya sewa bulanan dengan sewa tahunan. Samakan dulu semua ke satu periode.
- Melupakan biaya per transaksi seperti potongan aplikasi pesan-antar, biaya QRIS atau EDC, dan subsidi ongkir, yang membuat margin kontribusi terlihat lebih besar dari aslinya.
- Tidak menggaji diri sendiri. Jika Anda butuh penghasilan dari usaha, masukkan gaji Anda ke biaya tetap; kalau tidak, “impas” berarti bekerja tanpa dibayar.
- Menganggap hanya ada satu produk. Untuk banyak menu atau produk, pakai rata-rata tertimbang harga dan biaya variabel sesuai komposisi penjualan, atau hitung per lini produk.
BEP adalah perkiraan perencanaan; dalam kenyataan biaya jarang benar-benar tetap atau benar-benar variabel. Untuk menentukan harga per produk, gunakan kalkulator margin keuntungan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu margin kontribusi?
Harga jual satu unit dikurangi biaya variabelnya, yaitu sumbangan setiap penjualan untuk menutup biaya tetap dan, setelah BEP, menjadi laba. Sebagai rasio, artinya bagian dari setiap rupiah penjualan yang tersisa setelah biaya variabel.
Mengapa muncul pesan error jika harga di bawah biaya variabel?
Jika satu unit lebih mahal diproduksi daripada harga jualnya, setiap penjualan menambah kerugian. Menjual lebih banyak justru memperparah, jadi tidak ada titik impas sampai harga dinaikkan atau biaya variabel ditekan.
Mengapa BEP dibulatkan ke atas?
Karena Anda tidak bisa menjual sebagian unit. Jika hasil tepatnya 416,7 unit, menjual 416 unit masih menyisakan sedikit rugi, sehingga 417 adalah bilangan bulat pertama yang menutup biaya tetap. Angka tepatnya tercantum di catatan.
Apakah BEP memperhitungkan pajak penghasilan?
Tidak. Pada titik impas tidak ada laba sehingga tidak ada pajak atas laba. Pelaku UMKM yang memakai PPh final 0,5% dari omzet perlu memasukkan pajak itu sebagai biaya variabel, karena dihitung dari setiap penjualan.
Seberapa sering BEP perlu dihitung ulang?
Setiap kali harga, biaya bahan, atau biaya tetap berubah, misalnya sewa naik, gaji naik, atau harga bahan baku melonjak. Banyak pemilik usaha memeriksanya setidaknya setahun sekali saat menyusun anggaran.
Terakhir diperbarui: 8 Oktober 2026