Cara memakai kalkulator pecahan
Ketik pembilang (angka di atas) dan penyebut (angka di bawah) untuk setiap pecahan, lalu pilih tambah, kurang, kali, atau bagi. Semua kolom bisa diisi bilangan negatif. Pecahan campuran perlu diubah dulu menjadi pecahan biasa: kalikan bilangan bulatnya dengan penyebut, lalu tambahkan pembilangnya. Jadi 2 1/3 = (2 × 3 + 1)/3 = 7/3. Kalkulator akan menampilkan hasilnya lagi sebagai pecahan campuran.
Aturan setiap operasi
| Operasi | Aturan | Contoh |
|---|---|---|
| Penjumlahan | a/b + c/d = (a·d + b·c) / (b·d) | 1/2 + 1/3 = 5/6 |
| Pengurangan | a/b − c/d = (a·d − b·c) / (b·d) | 3/4 − 1/6 = 7/12 |
| Perkalian | a/b × c/d = (a·c) / (b·d) | 2/3 × 9/4 = 3/2 |
| Pembagian | a/b ÷ c/d = a/b × d/c | 1/2 ÷ 3/4 = 2/3 |
Penjumlahan dan pengurangan butuh penyebut yang sama; mengalikan kedua penyebut selalu menghasilkan penyebut bersama. Pembagian sama dengan perkalian dengan kebalikan: pecahan pertama tetap, pecahan kedua dibalik, lalu dikalikan.
Contoh: 3/4 + 2/3
- Cari penyebut bersama. KPK dari 4 dan 3 adalah 12.
- Ubah setiap pecahan: 3/4 = 9/12 dan 2/3 = 8/12.
- Jumlahkan pembilangnya: 9 + 8 = 17, sehingga hasilnya 17/12.
- Ubah ke pecahan campuran: 12 masuk satu kali ke 17 dengan sisa 5, jadi 17/12 = 1 5/12.
- Dalam desimal, 17 ÷ 12 = 1,41666…, dengan angka 6 berulang tanpa akhir.
Kalkulator ini mengalikan kedua penyebut alih-alih mencari KPK, lalu menyederhanakan di akhir. Kedua cara memberi jawaban yang sama.
Menyederhanakan dengan FPB
Pecahan berada dalam bentuk paling sederhana jika pembilang dan penyebutnya tidak punya faktor persekutuan selain 1. Caranya, bagi keduanya dengan FPB (faktor persekutuan terbesar). Kalkulator mencari FPB dengan algoritma Euclid: ganti bilangan yang lebih besar dengan sisa pembagiannya oleh bilangan yang lebih kecil, ulangi sampai sisanya nol. Untuk 84/36: 84 = 2 × 36 + 12, lalu 36 = 3 × 12 + 0. FPB-nya 12, jadi 84/36 = 7/3.
Kesalahan yang sering terjadi
- Menjumlahkan pembilang dan penyebut langsung. 1/2 + 1/3 bukan 2/5. Samakan penyebutnya dulu: 3/6 + 2/6 = 5/6.
- Membalik pecahan yang salah saat membagi. Hanya pecahan kedua, sang pembagi, yang dibalik.
- Lupa menyederhanakan. 18/12 memang benar, tetapi belum selesai; bentuk sederhananya 3/2.
- Penyebut nol. Pecahan dengan penyebut 0 tidak punya nilai, karena itu kalkulator menolaknya.
Ingin mengubah pecahan menjadi persen? Bagi untuk mendapat desimal, lalu kalikan 100: 3/8 = 0,375 = 37,5%. Perhitungan persen lainnya bisa dilakukan dengan kalkulator persen.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana memasukkan pecahan campuran?
Ubah dulu menjadi pecahan biasa: kalikan bilangan bulat dengan penyebut, lalu tambahkan pembilangnya. 3 2/5 menjadi 17/5. Hasilnya akan ditampilkan lagi sebagai pecahan campuran.
Bagaimana memasukkan bilangan bulat?
Beri penyebut 1. Untuk menghitung 5 − 3/4, masukkan 5/1 dan 3/4; hasilnya 17/4 atau 4 1/4.
Bagaimana cara menyederhanakan pecahan?
Bagi pembilang dan penyebut dengan FPB keduanya. FPB dari 24 dan 36 adalah 12, jadi 24/36 disederhanakan menjadi 2/3.
Kenapa nilai desimalnya dibulatkan?
Pecahan seperti 1/3 atau 5/12 menghasilkan desimal berulang yang tidak pernah berakhir. Kalkulator menampilkan sampai enam angka di belakang koma, sedangkan pecahannya sendiri tetap tepat.
Di mana tanda minus pada pecahan negatif?
Di depan pecahan. −1/2, 1/(−2), dan −(1/2) adalah bilangan yang sama, dan kalkulator selalu meletakkan tanda minus pada pembilang.
Terakhir diperbarui: 8 Oktober 2026